Rabu, 22 Februari 2012 - 16:08:40 WIB
Kementerian ESDM Usulkan Anggaran Tahun 2013, Rp.35,1 Triliun
Diposting oleh : Redaksi
Jakarta. (Wartajakarta.com)
Peran ESDM dalam pembangunan nasional, sangat strategis dan penting. Program pemerintah tentang energi masuk dalam program prioritas. Namun di sisi lain, pengembangan energi menghadapi masalah krusial yaitu kurangnya infrastruktur energi.

Oleh karena itu, untuk tahun 2013, Kementerian ESDM akan melakukan terobosan-terobosan untuk meningkatkan percepatan sarana dan prasarana bidang migas dan minerba. ujar Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo saat membuka acara Presentasi Kebijakan dan Program Kementerian ESDM tahun 2013, Selasa (21/02/2012), di Kementerian ESDM Jakarta.

Sedangkan Sekjen ESDM Waryono Karno mengemukakan, acara ini bertujuan menyusun program kerja, kebijakan Kementerian ESDM tahun anggaran 2013 berdasarkan RPJM, Renstra dan arahan-arahan pimpinan negara serta mensinergikan usulan dan kebijakan unit eselon I sehingga kegiatan antar unit dapat saling mendukung.

Juga diharapkan dengan acara ini menghindari terjadinya tumpang tindih program-program di lingkungan Kementerian ESDM, menjaring isu-isu strategis yang masuk dalam hot issues yang diusulkan sebagai suatu kegiatan baru atau yang dikenal dengan new initiative,” paparnya. Lebih lanjut, Sekjen meminta dukungan Kementerian Keuangan dan Bappenas agar rencana untuk mempercepat pembangunan infrastruktur ini dapat terlaksana dengan baik.

Arahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait dengan sektor ESDM yaitu ketahanan energi. Presiden mengajak agar pada tahun-tahun mendatang, diberikan atensi khusus terhadap listrik, produksi minyak dan gas bumi, panas bumi dan energi terbarukan. Diharapkan peningkatan produksi minyak di dalam negeri, betul-betul harus bisa dijalankan dengan baik,” tambahnya

Presiden juga meminta agar implementasi proyek-proyek seperti Cepu, Natuna D Alpha dan Masela agar tepat waktu dan berjalan dengan baik untuk digunakan bagi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Sementara untuk kontrak kerja sama (KKKS), Presiden mengatakan, kontrak tersebut umumnya dibuat puluhan tahun lalu dan etikanya, harus dihormati. Namun jika kontrak tersebut tidak adil dan keterluan, maka kita harus berbicara secara baik-baik untuk kemungkinan diubah menjadi lebih adil dan tepat.

Lebih lanjut Wamen mengemukakan, isu strategis nasional tahun 2013 adalah percepatan pembangunan infrastruktur, meningkatnya pembangunan industri di berbagai koridor ekonomi, membaiknya iklim investasi dan usaha (ease of doing bussiness), penciptaan kesempatan kerja khususnya tenaga kerja muda dan percepatan pengurangan kemiskinan.

Usulan baseline KESDM tahun 2013 sebesar Rp 22, 3 triliun, di samping new initiative Rp 12,8 triliun yang umumnya mendukung prioritas energi. Sehingga total usulan anggaran 2013 sebesar Rp 35,1 triliun. Jika unit-unit ESDM memiliki program kerja yang belum tertampung dan kegiatan tersebut sesuai dengan prioritas pembangunan nasional, agar segera disusun proposal dan diajukan kepada Bappenas dan Kementerian Keuangan.( Ulintha)




    CopyRight www.Wartajakarta.com 2007-2012