Senin, 26 September 2011 - 18:09:46 WIB
Festival Musik Harmoni TNI
Diposting oleh : Redaksi
( Wartajakarta ) ------ Dalam rangka peringatan ke-66 HUT Tentara Nasional Indonesia, Mabes TNI menyelenggarakan Festival Musik Harmoni TNI, yang digelar di GOR A. Yani Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Senin (26/9). Diikuti oleh delapan peserta terdiri dari Satuan Musik Gabungan (Satsikgab) Ditajenad, Pusdik Ajen dan Ajendam III/Slw; Satuan Musik (Satsik) Kobangdikal Surabaya; Satsik Lanud Adisucipto Yogyakarta; Satuan Korps Musik (Satkorsik) Denma Mabes TNI; Satsikgab Mabes AD, Ajendam Jaya dan Ajen Kostrad; Satsik Mabes AL; Satsik Mabes AU; serta Detasemen Musik (Densik) Pampampres TNI.

Dalam Festival Musik tersebut, Satsik Lanud Adisucipto Yogyakarta, meraih juara pertama dengan nilai 1623; juara kedua diraih oleh Densik Paspampres dengan nilai 1622; juara ketiga oleh Satsik Mabes AL dengan nilai 1603; dan juara favorit diraih oleh Satsikgab Mabes AD, Ajendam Jaya dan Ajen Kostrad dengan nilai 1584. Dewan juri terdiri dari Drs. Singgih Sanjaya, M. Hum (musisisenior, Conduktor, Arranger lagu-lagu nasional dan lagu-lagu perjuangan), Dwiki Darmawan, S.Sn (Conduktor, Arranger dan Composer), Suwarjiana, S.Sn (Kasatsik Mabes Polri) dan Drs. Azhar Gunawan (manager Produksi Siaran TVRI Jakarta).

Pelaksanaan festival musik harmoni tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi prajurit musik militer dalam meningkatkan disiplin, profesionalisme serta nasionalisme melalui permainan musik secara bersama dengan melodi yang harmonis serta syair lagu yang berwawasan kebangsaan. Disamping itu juga untuk mencari bibit yang handal sebagai kader bidang seni musik permainan bersama yang peduli terhadap kemajuan musik militer di masa mendatang.

Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan festival musik harmoni TNI sebagai bentuk kreatifitas positif bagi pengembangan kualitas musik TNI baik kualitas individu maupun satuan dalam konteks tugas pokok dan peningkatan kinerja organisasi. Musik adalah sesuatu yang diterima oleh individu dan berbeda-beda berdasarkan sejarah, lokasi budaya dan selera seseorang. Musik bersifat abstrak dan tidak terwujud sama sekali tetapi keberadaannya nyata dan kehadirannya dapat dirasakan.

Terdapat dua elemen penting dalam musik yang selalu berkaitan dan tidak dapat dipisahkan yaitu elemen nada dan irama. Nada dapat diartikan sebagai tinggi rendahnya bunyi sedangkan irama adalah pengaturan bunyi dalam waktu. Tanpa nada dan irama melalui notasi dan pembagian kelompok ketukan dalam waktu, maka bunyi yang dihasilkan akan tidak menentu dan mengganggu pendengaran. Tetapi sebaliknya apabila ada keselarasan antara nada dan irama niscaya akan muncul dan terwujud sebuah harmoni dan musik yang indah.

Menurut para pakar, lanjut Panglima TNI, musik yang indah mempunyai kemampuan mendamaikan hati yang gundah, mempunyai terapi rekreatif dan bagi sebagian orang musik juga adalah sarana yang baik untuk escape sejenak dari pekerjaan dan melepas stres karena beban tugas yang cukup tinggi. Tetapi yang lebih penting lagi bahwa musik dapat menumbuhkan jiwa patriotisme.

Diakhir acara tersebut, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E., menyerahkan piala bergilir Panglima TNI, piala tetap dan piagam serta uang pembinaan kepada para pemenang yang besarnya bervariasi.


    CopyRight www.Wartajakarta.com 2007-2012